Ekspor Perikanan Belitung Melejit Jelang Idulfitri, Karantina Perkuat Pengawasan dan Jaga Mutu Komoditas Unggulan
0 menit baca
LENSACAMERA.COM, BELITUNG — Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, aktivitas ekspor komoditas perikanan dari Belitung justru menunjukkan tren positif. Di tengah momentum Ramadan, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Bangka Belitung (Karantina Babel) memastikan pelayanan tetap berjalan optimal melalui pendampingan intensif di Kantor Satuan Pelayanan (Satpel) Bandara H.A.S. Hanandjoeddin. (19/03)
Petugas karantina turun langsung ke lapangan guna mengawal setiap tahapan ekspor, mulai dari pemeriksaan hingga sertifikasi. Langkah ini dilakukan untuk menjamin seluruh komoditas yang dikirim telah memenuhi persyaratan kesehatan dan standar mutu yang ditetapkan oleh negara tujuan.
Berbagai komoditas unggulan perikanan asal Belitung menjadi andalan dalam aktivitas ekspor kali ini. Setiap produk yang akan diberangkatkan telah melalui proses pemeriksaan klinis dan organoleptik secara ketat, guna memastikan kualitas, kesegaran, serta keamanan produk tetap terjaga.
Selama bulan Ramadan, cumi beku tercatat sebagai komoditas dengan volume ekspor tertinggi, mencapai 137 ton dengan tujuan utama pasar Singapura dan Vietnam. Selain itu, produk lain seperti gurita beku, filet ikan ekor kuning, filet ikan pisang-pisang, serta kerang scallop turut berkontribusi dengan total volume ekspor tambahan sebesar 51 ton.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi antara Karantina Babel dengan para pelaku usaha dan instansi terkait. Kolaborasi yang terjalin menjadi kunci dalam menjaga kelancaran arus ekspor sekaligus meningkatkan daya saing produk perikanan lokal di pasar internasional.
Melalui penguatan pengawasan dan pelayanan prima, Karantina Babel terus berkomitmen menjaga kepercayaan pasar global terhadap komoditas perikanan dari Pulau Belitung. Upaya ini juga sejalan dengan dorongan pengembangan ekonomi biru yang berkelanjutan, serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (*)

