Dari Jalan RT.04 Opas Indah, Kepedulian Itu Dihidupkan Kembali
0 menit baca
LENSACAMERA.COM, PANGKALPINANG - Korve… Korve… Korve. Bukan sekadar teriakan pengingat, melainkan panggilan hati yang menggema di sepanjang jalan RT.04 Kelurahan Opas Indah, Pangkalpinang. Di pagi yang sederhana itu, langkah-langkah kecil warga menyatu dalam satu tujuan mulia: menjaga lingkungan yang selama ini menjadi rumah, saksi tumbuhnya anak-anak, dan tempat berlabuhnya harapan.
Lurah Opas Indah, Juni, hadir bukan hanya sebagai pemimpin wilayah, tetapi sebagai bagian dari warga yang percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari aksi nyata. Bersama masyarakat Opas Indah, ia mencontohkan bahwa kepedulian tidak cukup diucapkan—ia harus dikerjakan, dirasakan, dan diwariskan.
Di bawah terik matahari, sapu, cangkul, dan tangan-tangan penuh ketulusan bergerak tanpa sekat. Tak ada perbedaan jabatan, usia, ataupun latar belakang. Yang ada hanyalah rasa memiliki dan kesadaran bersama bahwa lingkungan yang sehat, tertib, dan berkelanjutan adalah tanggung jawab semua.
Sepanjang jalan RT.04, setiap sampah yang dipungut seakan menjadi simbol dilepaskannya sikap abai. Setiap rumput yang dibersihkan adalah doa agar kawasan ini tetap layak ditinggali, bukan hanya hari ini, tetapi untuk generasi yang akan datang.
Aksi korve ini mengajarkan satu hal yang kerap terlupakan: lingkungan tidak pernah menuntut banyak. Ia hanya meminta kepedulian, kehadiran, dan cinta yang sederhana namun konsisten. Dari langkah kecil inilah lahir budaya peka—budaya yang membuat kita saling mengingatkan, bukan saling menyalahkan.
Dan hari itu, di Opas Indah, kepedulian bukan hanya terlihat—ia terasa. Mengalir pelan, menghangatkan, dan meninggalkan keyakinan bahwa ketika pemimpin dan masyarakat berjalan beriringan, lingkungan yang sehat dan bermartabat bukan sekadar impian, melainkan kenyataan yang sedang dibangun bersama (*)

