BREAKING NEWS

Bau Busuk dan Air Keruh Mengalir Bebas: Dugaan Limbah Dapur Lapas Binjai Cemari Lingkungan Tanpa Kendali

 


Lensacamera.com Binjai — Pemandangan memprihatinkan terlihat di depan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai. Sebuah parit beton yang semestinya berfungsi sebagai saluran air kini diduga berubah menjadi jalur pembuangan limbah cair, yang kuat dugaan berasal dari aktivitas dapur di dalam lapas. Air yang mengalir tampak keruh keabu-abuan, berminyak di permukaan, serta mengeluarkan bau busuk menyengat yang sangat mengganggu lingkungan sekitar.


Dari pantauan di lokasi, aliran limbah terlihat keluar melalui pipa yang langsung bermuara ke parit terbuka tanpa proses pengolahan terlebih dahulu. Tidak tampak adanya sistem penyaringan, apalagi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang semestinya menjadi standar wajib bagi fasilitas dengan aktivitas produksi limbah cair. Kondisi ini mengindikasikan adanya pembuangan yang berlangsung terus-menerus, bukan kejadian sesaat, Jumat (24/4/2026)


Lebih ironis, aktivitas tersebut terjadi di ruang publik yang mudah dilihat masyarakat. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat adanya pembiaran terhadap potensi pencemaran lingkungan yang berlangsung secara terbuka, tanpa upaya pengendalian yang memadai. Situasi ini mencerminkan lemahnya pengawasan internal maupun eksternal terhadap pengelolaan limbah di fasilitas negara.


Secara aturan, setiap kegiatan yang menghasilkan limbah cair wajib memiliki sistem pengolahan sesuai ketentuan perundang-undangan. Dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, pembuangan limbah tanpa pengolahan dapat dikategorikan sebagai pelanggaran serius. Jika dugaan ini benar, maka praktik yang terjadi di depan Lapas Binjai berpotensi masuk ranah pelanggaran hukum lingkungan.


Kondisi ini semakin menjadi sorotan karena Lapas Binjai berada di bawah naungan Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, lembaga yang seharusnya menjadi contoh dalam kepatuhan terhadap aturan. Namun, dugaan yang muncul justru sebaliknya: aktivitas yang berpotensi mencemari lingkungan diduga terjadi secara terbuka tanpa penanganan yang jelas.


Warga sekitar turut mengeluhkan kondisi tersebut. Bau menyengat dari aliran limbah mengganggu aktivitas sehari-hari, sementara kekhawatiran akan dampak kesehatan mulai meningkat. Limbah organik yang diduga berasal dari dapur berpotensi menimbulkan bakteri, mencemari lingkungan, hingga berdampak pada kualitas air tanah di sekitar area pemukiman.


Dalam jangka panjang, kondisi seperti ini dikhawatirkan dapat memperburuk kualitas lingkungan dan meningkatkan risiko penyakit. Apalagi aliran limbah terlihat terus berjalan tanpa henti, menunjukkan adanya aktivitas rutin yang tidak ditangani dengan sistem pengelolaan yang semestinya.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Lapas Binjai terkait dugaan pembuangan limbah tersebut. Tidak terlihat adanya langkah penanganan maupun klarifikasi atas kondisi yang dikeluhkan masyarakat.


Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius terkait fungsi pengawasan lingkungan. Peran Dinas Lingkungan Hidup pun dipertanyakan, apakah telah melakukan pengawasan secara berkala atau justru menunggu tekanan publik untuk bertindak.


Jika benar tidak terdapat IPAL yang berfungsi sebagaimana mestinya, maka persoalan ini bukan lagi sekadar kelalaian teknis, melainkan dugaan kegagalan manajemen lingkungan yang serius di dalam institusi negara. Setiap fasilitas dengan skala produksi limbah besar, termasuk dapur institusi, wajib memiliki sistem pengolahan yang sesuai standar sebelum limbah dibuang ke lingkungan.


Warga berharap ada tindakan tegas dan cepat dari pihak terkait sebelum dampak pencemaran semakin meluas. Pembiaran terhadap kondisi ini dinilai bukan hanya merugikan lingkungan, tetapi juga mencoreng wibawa penegakan aturan itu sendiri.


Jika dugaan ini terus dibiarkan tanpa solusi, publik menilai bahwa yang sedang terjadi bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga indikasi lemahnya tanggung jawab pengelolaan lingkungan di institusi yang seharusnya menjadi contoh kepatuhan hukum.


Rezanasti 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image