Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Girimukti, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif
0 menit baca
LENSACAMERA.COM, BANDUNG - Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Warga Dusun Bojong Gawul RT 02/03, Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, digegerkan dengan ditemukannya seorang laki-laki dalam keadaan meninggal dunia pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.
Peristiwa tersebut langsung ditangani oleh jajaran Polres Sumedang bersama Polsek Sumedang Utara setelah menerima laporan dari masyarakat.
Korban diketahui bernama Juanda (23), warga Dusun Dangdeur, Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan. Korban sehari-hari diketahui berprofesi sebagai wiraswasta yang menjalankan transaksi jual beli handphone secara COD (Cash on Delivery).
Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 07.30 WIB saksi pertama melihat korban sedang duduk di atas sepeda motor di depan rumah warga. Saksi kedua sempat berbincang dengan korban dan melihat adanya darah yang keluar dari tubuh korban. Tidak lama kemudian korban tergeletak di tanah.
Warga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa dan diteruskan kepada pihak kepolisian.
Dari keterangan keluarga, sekitar pukul 05.30 WIB korban berangkat dari rumah untuk melakukan transaksi jual beli handphone secara COD. Dugaan sementara, korban sedang melakukan transaksi ketika kejadian tersebut terjadi.
Kapolsek Sumedang Utara bersama personel piket fungsi segera mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. Tim INAFIS serta tim medis diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan awal dan pengumpulan barang bukti.
Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih guna dilakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian secara medis.
Saat ini penanganan perkara dilakukan oleh Sat Reskrim Polres Sumedang untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, S.I.K., menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat dan profesional dalam penanganan kasus tersebut.
“Kami telah melakukan olah TKP, mengamankan keterangan para saksi, serta membawa korban untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian secara medis. Dugaan awal mengarah pada tindak pidana pencurian dengan kekerasan, namun saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan pendalaman oleh Sat Reskrim.” tuturnya.
Kabid Humas Polda Jabar mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi jual beli secara COD.
“Kami mengingatkan masyarakat agar memilih lokasi yang aman dan terbuka saat melakukan transaksi, serta tidak ragu melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.”
Lepi

